Tips Merawat Foto Agar Awet

. Monday, July 15, 2013
  • Agregar a Technorati
  • Agregar a Del.icio.us
  • Agregar a DiggIt!
  • Agregar a Yahoo!
  • Agregar a Google
  • Agregar a Meneame
  • Agregar a Furl
  • Agregar a Reddit
  • Agregar a Magnolia
  • Agregar a Blinklist
  • Agregar a Blogmarks

Tips Merawat Foto Agar Awet


1. Hindarkan foto dari sinar matahari langsung karena Sinar UV yang terdapat pada sinar matahari dapat memudarkan warna dan merusak foto maupun bingkai foto. Langkah paling murahdan mudah adalah menjauhkannya dari jendela ataupintu, pokoknya foto tidak terkena matahari secara langsung. Bila tidak memungkinkan, kamu bisa mengurangi kerusakan fotodengan menggunakan kaca atau acrylic dengan lapisan UV yang sering dipakai oleh fotografer untuk lensa UV. Namun, cara ini tidak melindungi bingkai dari kerusakan, tapi bisa mengurangi kerusakan akibat sinar UV yang berlebihan dari matahari.
2. Hindarkan foto dari kelembaban. Kelembaban dapat menyebabkan banyak masalah seperti timbulnya bercak-bercak pada foto akibat jamur. Jadi, selalu hindari untuk memajang foto di area dengan kelembaban tinggi seperti kamar mandi atau wastafel. Untuk mengurangi kelembaban, kamu bisa gunakan produk serap air yang banyak terdapat di supermarket. Satu trik yang bisa kamu terapin adalah dengan mengalasi foto dengan kertas koran atau kertas tisu yang lebih banyak menyerap air diantara foto dan bingkai. Jangan lupa untuk mengecek secara berkala sekalian juga bersihkan bingkai dan foto.
3. Hati-hati menggunakan pembersih kaca. Pembersih kaca, terutama yang bertipe semprot dapat menyebabkan masalah bila cairan pembersih masuk lewat sela-sela lis bingkai dan masuk ke dalam foto sehingga merusak foto tersebut. Sebelum membersihkan kaca bingkai, sebaiknya lepas terlebih dahulu foto dari bingkainya.
4. Jangan tumpuk bingkai foto. Terutama dalam penyimpanan, hindari untuk menumpuk bingkai foto satu sama lain karena ini dapat merusak bingkai karena pergesekan antar bingkai.
5. Bungkus bingkai foto dengan handuk atau koran bila kamu ingin memindahkan atau membawa keluar bingkai dan fotonya. Ini akan melindungi foto dan bingkai dari kerusakan akibat gesekan antar barang.
6. Simpan foto dalam suhu yang stabil. Jangan menyimpan foto dalam kondisi ruangan yang berfluktuatif, seperti dekat dapur atau lebih parahnya, di dalam kulkas. Suhu panas, dingin, atau lembab dapat merusak foto, jadi hindarkan untuk menyimpan foto dari tempat-tempat tersebut.
7. Simpan hasil foto dari kamera digital dalam CD (Compact Disk) atau keping DVD. Jangan lupa untuk menaruh kepingan CD/DVD ini ke dalam wadah khusus yang bisa kamu dapetin di banyak toko, dan beri label untuk setiap foto yang terekam. Jangan simpan hasil foto ke dalam CD-RW atau DVD-RW karena penulisan berulang-ulang dapat mempercepat kerusakan foto digital.
8. Backup atau gandakan secara berkala foto-foto digital yang penting. Kalau perlu, backup ke banyak tempat seperti hard disk, atau bahkan media penyimpanan di internet seperti facebook, friendster, atau bahkan lewat attachment email. Ini akan memudahkan kamu buat mencari foto-foto yang nggak sengaja hilang.
9. Lapisi foto dengan plastik laminasi (laminating) sehingga lebih awet. Biasanya, foto ukuran besar seperti foto pernikahan telah dilapisi dengan plastik laminasi doff (plastik bertekstur) atau glossy (plastik polos), namun bila tidak, minta percetakan/studio foto untuk melapisi foto yang kamu anggap penting tersebut.
10. Simpan foto ke dalam album foto. Ini akan memudahkan kamu untuk mengelompokkan foto sesuai waktu dan juga ini bisa menjaga kualitas foto karena tidak banyak tersentuk oleh tangan secara langsung.

0 comments: